
Dalam menyukseskan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (PSTP USK) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Pada Desember 2021, PSTP USK melalui 3 (tiga) orang dosennya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berupa kegiatan workshop pemanfaatan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) open source kepada Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) GIS Kota Banda Aceh. Dosen PSTP yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah Mulkal, S.T., M.Sc, Haqul Baramsyah, S.T., M.Eng.Sc, dan Febi Mutia, S.T., M.Sc.
Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada para peserta tentang penggunaan perangkat lunak terbuka QGIS yang biasa digunakan untuk kegiatan pemetaan dan analisa spasial, andal dan bersifat open access. Selain itu peserta juga diajak untuk mengenal dasar-dasar hidrologi, perhitungan hujan rencana dan perhitungan debit air limpasan yang berpotensi timbul dan menjadi persoalan di kawasan perkotaan di musim penghujan.
Terselenggaranya kegiatan workshop ini diawali dengan korespondensi antara pelaksana pengabdian dengan Kepala UPTB-GIS Kota Banda Aceh, Zulkifli. Sesuai dengan izin yang diberikan oleh Kepala BAPPEDA Kota Banda Aceh, kegiatan workshop dilaksanakan sesuai dengan tempat dan waktu yang telah disepakati. Target kegiatan pengabdian ini adalah berupa pelatihan perangkat lunak terbuka QGIS untuk pemetaan hidrologi kepada pegawai di lingkungan UTB GIS Kota Banda Aceh GIS. Workshop ini memberikan penjelasan kepada peserta tentang pentingnya penggunaan perangkat lunak legal, penggunaan perangkat lunak terbuka untuk pemetaan dan analisa spasial yaitu QGIS, serta pembuatan model studi kasus hidrologi perkotaan dengan aplikasi QGIS.
Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk presentasi dan diskusi yang dilaksanakan di Aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota Banda Aceh, Jl. Nyak Adam Kamil II. Neusu Jaya Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staff UPTB GIS Kota Banda Aceh.
Meskipun proses workshop ini relatif singkat, ada beragam pertanyaan dan masukan dari para peserta yang menunjukkan bahwa peserta memiliki rasa keingintahuan yang besar dan antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian ini. Termasuk masukan dan saran dari kepala UPTB GIS Kota Banda Aceh, Zulkifli, yang juga memberikan visi dan misi UPTB GIS Banda Aceh yang didalamnya termasuk penggunaan perangkat lunak terbuka QGIS untuk efisiensi anggaran dan juga peningkatan kemampuan SDM staff UPTB GIS Banda Aceh melalui kerjasama dengan pihak Universitas Syiah Kuala.
Kedua belah pihak setuju bahwa kegiatan ini perlu ditindak lanjuti dengan pelatihan penggunaan perangkat lunak QGIS dengan berbagai pengembangan model studi kasus khususnya kepada staf UPTB GIS Kota Banda Aceh dan juga di satuan kerja lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh yang menggunakan data spasial dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Dengan pelatihan tersebut diharapkan staf UPTB GIS Kota Banda Aceh khususnya diharapkan mampu menggunakan dan memanfaatkan perangkat lunak terbuka QGIS untuk melakukan pemodelan, pengolahan, analisa terkait aspek hidrologi perkotaan di Kota Banda Aceh. Pengembangan penggunaan perangkat lunak terbuka dengan studi kasus hidrologi di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh diharapkan dapat memberi gambaran tentang curah hujan dan debit limpasan air ke Kawasan perkotaan sehingga menjadi masukan bagi dinas/Lembaga terkait dalam hal pencegahan banjir dan bencana lainnya.
