SOSIALISASI PENGGUNAAN SOFTWARE OPEN SOURCE PEMETAAN DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (PSTP USK) terus menunjukkan eksistensinya di antara masyarakat. Pada Juli 2021, PSTP USK melalui 3 (tiga) orang dosennya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berupa kegiatan sosialisasi penggunaan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) open source kepada Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) GIS Kota Banda Aceh. Dosen PSTP yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah Mulkal, S.T., M.Sc, Haqul Baramsyah, S.T., M.Eng.Sc, dan Hendra Harisman, S.T., M.Eng.Sc.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para peserta tentang penggunaan perangkat lunak terbuka QGIS yang tidak kalah handal ketika digunakan untuk kegiatan pemetaan dan analisa spasial dibandingkan software serupa yang berbayar. Selain itu peserta juga diperkenalkan cara untuk mengakses berbagai data terbuka melalui contoh kasus analisa spasial dengan perangkat lunak ini.

Kegiatan sosialisai ini dilaksanakan setelah pelaksana pengabdian melakukan korespondensi dengan Kepala UPTB-GIS Kota Banda Aceh, Zulkifli. Sesuai dengan izin yang diberikan oleh Kepala BAPPEDA Kota Banda Aceh, kegiatan sosialisasi dilaksanakan sesuai dengan tempat dan waktu yang telah disepakati. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan target sasaran berupa sosialisasi perangkat lunak terbuka QGIS kepada pegawai di lingkungan UTB GIS Kota Banda Aceh GIS. Sosialisasi ini memberikan penjelasan kepada peserta tentang pentingnya penggunaan perangkat lunak legal dan penggunaan perangkat lunak terbuka untuk pemetaan dan analisa spasial yaitu QGIS. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk presentasi dan diskusi yang dilaksanakan di Aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota Banda Aceh, Jl. Nyak Adam Kamil II. Neusu Jaya Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staff UPTB GIS Kota Banda Aceh.

Meskipun proses sosialisasi ini relatif singkat, ada banyak sekali pertanyaan dan masukan dari para peserta yang menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian ini. Termasuk masukan dan saran dari kepala UPTB GIS Kota Banda Aceh, Zulkifli, yang juga memberikan visi dan misi UPTB GIS Banda Aceh yang didalamnya termasuk penggunaan perangkat lunak terbuka QGIS untuk efisiensi anggaran dan juga peningkatan kemampuan SDM staff UPTB GIS Banda Aceh melalui kerjasama dengan pihak Universitas Syiah Kuala.

Kedua belah pihak setuju bahwa kegiatan ini perlu ditindak lanjuti dengan pelatihan penggunaan perangkat lunak QGIS khususnya kepada staf UPTB GIS Kota Banda Aceh dan juga di satuan kerja lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh yang menggunakan data spasial dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Dengan pelatihan tersebut diharapkan staf UPTB GIS Kota Banda Aceh khususnya diharapkan mampu menggunakan dan memanfaatkan perangkat lunak terbuka QGIS untuk melakukan pengolahan, analisa dan penyajian datadatas spasial di Kota Banda Aceh. Penggunaan perangkat lunak terbuka di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh diharapkan dapat mengurangi anggaran yang harus dikeluarkan untuk pembelian perangkat lunak komersil yang relatih mahal, sehingga anggaran tersebut dapat digunakan untuk kegiatan lain yang lebih penting, terutama dimasa pandemic seperti sekarang ini.